Ini Cara Mematikan Windows Update pada Windows 10
Selasa, Agustus 18, 2026Cara Mematikan Windows Update pada Windows 10 - Mencari cara mematikan windows update pada windows 10 adalah solusi yang sering dicari oleh banyak pengguna laptop maupun PC saat ini.
Windows 10 memang dikenal sangat agresif dalam melakukan pembaruan sistem. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan perangkat Anda dari ancaman siber.
Namun, bagi sebagian orang, fitur ini justru menjadi beban. Terutama bagi pengguna yang memiliki kuota internet terbatas atau perangkat dengan spesifikasi rendah.
Pembaruan yang berjalan di latar belakang seringkali memakan bandwidth yang besar. Akibatnya, koneksi internet menjadi lambat saat Anda membutuhkannya untuk bekerja.
Selain masalah kuota, proses instalasi update seringkali memakan waktu yang lama. Tidak jarang, update tersebut justru menyebabkan bug pada beberapa aplikasi tertentu.
Oleh karena itu, banyak pengguna memilih untuk mematikan fitur ini. Tujuannya adalah agar mereka memiliki kendali penuh atas kapan sistem harus diperbarui.
Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai metode ampuh untuk menonaktifkan pembaruan otomatis tersebut secara permanen maupun sementara.
Mari kita ulas satu per satu langkahnya dengan bahasa yang mudah dipahami. Simak panduan lengkapnya di bawah ini agar perangkat Anda lebih stabil.
1. Mematikan Update Melalui Layanan Windows Services
Metode pertama ini adalah yang paling umum digunakan oleh banyak orang. Cara mematikan windows update pada windows 10 ini tergolong cukup efektif.
Layanan Services pada Windows mengelola berbagai fungsi latar belakang sistem. Salah satunya adalah fungsi pengunduhan data pembaruan secara otomatis.
Berikut adalah langkah-langkah detail yang bisa Anda ikuti untuk menonaktifkannya melalui menu Services:
- Pertama, tekan tombol Windows + R pada keyboard secara bersamaan.
- Kotak dialog "Run" akan muncul di pojok kiri bawah layar Anda.
- Ketik perintah services.msc di dalam kotak tersebut, lalu tekan Enter.
- Jendela Services akan terbuka dan menampilkan daftar panjang layanan sistem.
- Scroll ke bawah hingga Anda menemukan layanan bernama Windows Update.
- Klik kanan pada nama layanan tersebut, lalu pilih opsi Properties.
- Pada tab "General", cari bagian yang bernama Startup type.
- Ubah pengaturannya dari "Automatic" menjadi Disabled.
- Setelah itu, klik tombol Stop di bawah status layanan tersebut.
- Klik Apply dan akhiri dengan menekan tombol OK.
Dengan melakukan langkah ini, sistem tidak akan menjalankan fungsi update saat komputer dinyalakan. Ini adalah cara yang cukup ampuh untuk jangka panjang.
Namun, perlu diingat bahwa terkadang Windows bisa mengaktifkan kembali layanan ini secara otomatis setelah beberapa waktu atau setelah ada perubahan sistem.
Oleh karena itu, Anda mungkin perlu mengecek pengaturan ini secara berkala. Terutama jika Anda merasa laptop mulai mengunduh sesuatu secara tiba-tiba.
Metode ini sangat cocok bagi Anda yang tidak ingin ribet dengan pengaturan yang terlalu teknis di dalam sistem operasi Anda.
2. Menggunakan Local Group Policy Editor (Versi Pro)
Jika Anda menggunakan Windows 10 versi Pro, Education, atau Enterprise, ada cara yang lebih "bertenaga". Anda bisa menggunakan Group Policy Editor.
Alat ini memungkinkan Anda untuk mengunci kebijakan sistem agar tidak bisa diubah sembarangan. Ini adalah cara mematikan windows update pada windows 10 yang solid.
Sayangnya, pengguna Windows 10 Home tidak memiliki akses bawaan ke fitur ini. Namun, bagi pengguna versi Pro, silakan ikuti panduan berikut ini:
- Tekan tombol Windows + R untuk membuka menu Run kembali.
- Ketik perintah gpedit.msc dan tekan tombol Enter pada keyboard.
- Jendela Local Group Policy Editor akan segera terbuka di layar Anda.
- Navigasikan ke folder: Computer Configuration > Administrative Templates.
- Lanjutkan dengan membuka folder Windows Components.
- Cari dan klik pada folder Windows Update yang ada di daftar tersebut.
- Di panel sebelah kanan, cari kebijakan bernama Configure Automatic Updates.
- Klik dua kali pada kebijakan tersebut untuk membuka jendela pengaturannya.
- Pilih opsi Disabled pada bagian pojok kiri atas jendela tersebut.
- Klik tombol Apply, lalu klik OK untuk menyimpan perubahan.
Setelah pengaturan ini diterapkan, Windows tidak akan lagi memaksa untuk mencari pembaruan. Anda memegang kendali penuh atas sistem operasi yang digunakan.
Langkah ini dianggap lebih permanen dibandingkan menggunakan metode Services sebelumnya. Sistem akan mematuhi kebijakan grup yang telah Anda buat tadi.
Meskipun demikian, Anda tetap bisa melakukan update secara manual kapan pun Anda mau melalui menu Settings jika memang dirasa perlu dilakukan.
Keamanan sistem tetap penting, jadi pastikan Anda tetap melakukan update manual sesekali untuk menambal celah keamanan yang mungkin muncul di kemudian hari.
3. Mengatur Koneksi Internet Sebagai Metered Connection
Bagi pengguna Windows 10 Home, fitur "Metered Connection" adalah penyelamat. Ini adalah cara mematikan windows update pada windows 10 yang sangat cerdik.
Fitur ini memberi tahu Windows bahwa koneksi internet Anda memiliki kuota terbatas. Dengan begitu, Windows akan menunda pengunduhan update yang berukuran besar.
Cara ini sangat efektif jika Anda sering menggunakan tethering dari ponsel atau modem dengan kuota yang tipis. Berikut adalah langkah praktisnya:
- Buka menu Settings dengan menekan tombol Windows + I.
- Pilih kategori Network & Internet dari daftar menu yang tersedia.
- Klik pada menu Wi-Fi di panel sebelah kiri layar Anda.
- Pilih jaringan Wi-Fi yang saat ini sedang Anda gunakan (Connected).
- Scroll ke bawah hingga Anda menemukan bagian bernama Metered connection.
- Geser tombol pada opsi Set as metered connection menjadi On.
Setelah fitur ini aktif, Windows akan berhenti mengunduh sebagian besar pembaruan secara otomatis. Namun, update keamanan yang sangat kritis mungkin tetap diunduh.
Kelebihan metode ini adalah kemudahannya. Anda tidak perlu masuk ke sistem yang dalam atau mengetikkan perintah-perintah yang rumit dan membingungkan.
Namun, Anda harus melakukan ini untuk setiap jaringan Wi-Fi baru yang Anda hubungkan. Sebab, pengaturan ini bersifat spesifik untuk setiap koneksi internet.
Jika Anda berpindah dari Wi-Fi rumah ke Wi-Fi kantor, Anda harus mengulangi langkah ini lagi agar kuota kantor Anda juga tetap terjaga aman.
Ini adalah trik yang sangat berguna bagi para mahasiswa atau pekerja remote yang sangat bergantung pada kestabilan dan kehematan kuota data mereka.
4. Melalui Registry Editor (Metode Lanjutan)
Metode ini disarankan bagi Anda yang sudah terbiasa dengan sistem Windows. Registry Editor adalah jantung dari semua konfigurasi yang ada di perangkat Anda.
Cara mematikan windows update pada windows 10 melalui Registry sangatlah ampuh. Namun, Anda harus sangat berhati-hati saat mengubah nilai di dalamnya.
Kesalahan kecil dalam mengubah registry bisa berdampak pada kestabilan sistem. Jadi, pastikan Anda mengikuti langkah-langkah di bawah ini dengan sangat teliti:
- Tekan tombol Windows + R, lalu ketik regedit dan tekan Enter.
- Setelah jendela terbuka, masuk ke alamat: HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows.
- Klik kanan pada folder "Windows", pilih New lalu pilih Key.
- Beri nama key baru tersebut dengan nama WindowsUpdate.
- Klik kanan pada folder "WindowsUpdate" yang baru dibuat, pilih New > Key.
- Beri nama key kedua tersebut dengan nama AU (Automatic Updates).
- Di dalam folder "AU", klik kanan pada area kosong di panel sebelah kanan.
- Pilih New > DWORD (32-bit) Value.
- Beri nama nilai tersebut NoAutoUpdate.
- Klik dua kali pada "NoAutoUpdate", ubah nilainya dari 0 menjadi 1.
- Klik OK dan restart komputer Anda agar perubahan segera diterapkan.
Dengan mengubah registry, Anda telah memberikan perintah langsung ke sistem untuk mengabaikan fungsi pembaruan otomatis yang biasanya berjalan di latar.
Cara ini hampir selalu berhasil untuk semua versi Windows 10, baik itu Home maupun Pro. Ini adalah jalan pintas yang sangat efektif dan kuat.
Jika suatu saat Anda ingin mengaktifkan kembali fiturnya, Anda cukup mengubah nilai "NoAutoUpdate" kembali menjadi 0 atau menghapus key yang dibuat.
Selalu ingat untuk membuat restore point sebelum bermain-main dengan Registry Editor. Hal ini dilakukan demi keamanan data penting Anda jika terjadi error.
5. Menghentikan Update Sementara Melalui Menu Settings
Terkadang kita tidak ingin mematikan update selamanya. Kita hanya butuh waktu tenang untuk menyelesaikan pekerjaan penting tanpa gangguan restart mendadak.
Untungnya, Microsoft menyediakan fitur "Pause Updates". Ini adalah cara mematikan windows update pada windows 10 secara resmi dan paling aman dilakukan.
Fitur ini memungkinkan Anda menunda pembaruan hingga beberapa hari ke depan. Sangat cocok bagi Anda yang sedang mengejar tenggat waktu atau proyek besar.
- Buka menu Settings pada Windows 10 Anda.
- Pilih menu Update & Security yang ada di bagian bawah.
- Di tab "Windows Update", Anda akan melihat tombol Pause updates for 7 days.
- Anda bisa menekan tombol tersebut untuk langsung menunda update selama satu minggu.
- Jika ingin waktu lebih lama, klik pada menu Advanced options.
- Di sana, cari bagian Pause updates dan pilih tanggal spesifik kapan update aktif kembali.
- Anda bisa menunda pembaruan hingga maksimal 35 hari ke depan.
Setelah batas waktu yang ditentukan habis, Windows akan secara otomatis mencari update terbaru. Anda harus menginstalnya sebelum bisa menundanya kembali.
Metode ini sangat "humanis" karena tidak merusak sistem. Anda hanya meminta Windows untuk memberikan sedikit ruang bernapas selama masa kerja yang sibuk.
Selain itu, Anda juga bisa mengatur "Active Hours". Fitur ini memastikan Windows tidak akan melakukan restart otomatis pada jam-jam Anda sedang aktif bekerja.
Aturlah jam aktif Anda, misalnya dari jam 8 pagi hingga jam 10 malam. Dengan begitu, Windows hanya akan menginstal update saat Anda sedang tertidur lelap.
Cara Upgrade Windows ke 11 dengan Mudah dan Aman
Mengapa Sebaiknya Tetap Melakukan Update Secara Manual?
Meskipun kita sudah membahas cara mematikan windows update pada windows 10, ada hal penting yang harus tetap Anda pertimbangkan sebagai pengguna cerdas.
Dunia digital penuh dengan ancaman virus, malware, dan ransomware yang terus berkembang setiap detiknya. Update Windows seringkali membawa perbaikan keamanan.
Jika Anda mematikan update dalam waktu yang terlalu lama, perangkat Anda menjadi rentan. Ibarat rumah tanpa kunci pintu yang kuat di lingkungan yang rawan.
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tetap meluangkan waktu sebulan sekali untuk mengecek update secara manual. Pilihlah waktu saat internet sedang stabil.
Anda bisa melakukannya di akhir pekan atau saat malam hari ketika pekerjaan sudah selesai. Biarkan proses download berjalan sambil Anda beristirahat sejenak.
Pembaruan sistem juga seringkali membawa fitur baru yang menarik. Selain itu, update driver juga bisa meningkatkan performa laptop Anda saat bermain game.
Kesimpulannya, mematikan update otomatis adalah tentang mendapatkan kendali waktu. Bukan berarti kita harus benar-benar meninggalkan pembaruan selamanya.
Pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan keahlian teknis Anda. Setiap metode yang dijelaskan di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.
Semoga panduan ini membantu Anda merasa lebih nyaman dalam menggunakan Windows 10. Selamat mencoba dan semoga hari-hari Anda bebas dari gangguan restart!
Coba cari lagi apa yang ada inginkan pada kolom berikut:
