Memiliki satu sistem operasi terkadang terasa membatasi ruang gerak saat bekerja atau bereksperimen dengan perangkat lunak baru. Banyak pe...
Daftar Isi [Tampil]

    Memiliki satu sistem operasi terkadang terasa membatasi ruang gerak saat bekerja atau bereksperimen dengan perangkat lunak baru. Banyak pengguna ingin mencoba fleksibilitas Linux namun tetap membutuhkan aplikasi spesifik yang hanya ada di ekosistem Microsoft. Mempelajari cara pasang dua sistem operasi Ubuntu dan Windows menjadi solusi paling efektif bagi mereka yang menginginkan performa terbaik dari kedua dunia tersebut dalam satu perangkat fisik yang sama.

    Konfigurasi ini biasanya disebut dengan istilah dual boot. Metode ini memungkinkan kita memilih sistem operasi mana yang ingin dijalankan saat komputer pertama kali dinyalakan. Prosesnya tidak sesulit yang dibayangkan asalkan dilakukan dengan urutan yang benar dan ketelitian tinggi.

    Panduan ini akan membahas langkah-langkah teknis secara mendalam dan sistematis. Pastikan semua data penting sudah diamankan sebelum memulai langkah teknis apa pun pada sistem. Mari kita mulai persiapan untuk menyatukan kekuatan Ubuntu dan sistem operasional Windows dalam satu mesin.

    Persiapan Sebelum Instalasi Dua sistem Oprasi

    Langkah pertama yang sangat krusial adalah melakukan cadangan data atau backup. Meskipun proses ini umumnya aman, risiko kehilangan data selalu ada saat kita mengubah struktur partisi cakram keras. Simpan dokumen penting di penyimpanan eksternal atau layanan awan agar hati tetap tenang selama proses berlangsung.

    Selanjutnya, kita perlu mengunduh berkas ISO resmi dari situs web Ubuntu. Pilihlah versi LTS (Long Term Support) karena menawarkan stabilitas yang lebih baik untuk penggunaan jangka panjang. Versi ini mendapatkan dukungan pembaruan keamanan selama bertahun-tahun sehingga sangat cocok untuk produktivitas harian.

    Dalam memahami cara pasang dua sistem operasi Ubuntu dan Windows, ketersediaan perangkat keras juga harus diperhatikan. Siapkan sebuah flashdisk dengan kapasitas minimal 8 GB yang kosong. Pastikan juga koneksi internet stabil untuk mengunduh berbagai dependensi tambahan yang mungkin diperlukan nantinya.

    Jangan lupa untuk memeriksa ruang penyimpanan yang tersedia di komputer saat ini. Ubuntu setidaknya membutuhkan ruang kosong sekitar 25 GB hingga 50 GB untuk berjalan dengan optimal. Jika ruang penyimpanan terlalu penuh, proses instalasi bisa mengalami kegagalan di tengah jalan.

    Mengunduh Rufus untuk Membuat Media Bootable

    Untuk menulis berkas ISO ke dalam flashdisk, kita membutuhkan bantuan aplikasi pihak ketiga. Rufus adalah salah satu aplikasi yang paling populer dan ringan untuk tujuan ini di lingkungan Windows. Aplikasi ini sangat andal dalam menciptakan media instalasi yang kompatibel dengan sistem BIOS maupun UEFI.

    Buka situs resmi Rufus dan unduh versi terbarunya yang berukuran sangat kecil. Hubungkan flashdisk ke komputer dan jalankan aplikasi tersebut tanpa perlu melakukan instalasi yang rumit. Pilih berkas ISO Ubuntu yang sudah diunduh sebelumnya melalui tombol seleksi di antarmuka Rufus.

    Pastikan skema partisi dipilih sesuai dengan tipe sistem komputer, biasanya menggunakan GPT untuk komputer modern. Klik tombol mulai dan tunggu hingga proses pemindahan data selesai sepenuhnya. Setelah selesai, kita sudah memiliki kunci utama untuk melanjutkan cara pasang dua sistem operasi Ubuntu dan Windows ke tahap berikutnya.

    Menciptakan Ruang Partisi di Sistem Windows

    Partisi Disk Management Windows
    Sumber: Bing Images

    Sistem operasional Windows biasanya menguasai seluruh kapasitas cakram keras sejak awal. Kita harus secara manual "meminta" ruang agar bisa ditempati oleh sistem operasi yang baru. Gunakan fitur bawaan yang disebut dengan Disk Management untuk melakukan modifikasi ini secara aman.

    Cari menu tersebut melalui kolom pencarian di bilah tugas dengan mengetikkan "Create and format hard disk partitions". Setelah Windows terbuka, klik kanan pada partisi utama (biasanya drive C:) yang ingin dikurangi ukurannya. Pilih opsi Shrink Volume untuk mulai menghitung berapa banyak ruang yang bisa dialokasikan.

    Masukkan jumlah ruang yang diinginkan dalam satuan megabyte (MB). Misalnya, jika ingin memberikan 50 GB untuk Ubuntu, masukkan angka sekitar 51.200 MB. Setelah menekan tombol Shrink, akan muncul area berwarna hitam yang ditandai sebagai Unallocated Space.

    Biarkan ruang kosong tersebut tetap dalam kondisi tidak teralokasi dan jangan membuat partisi baru di sana. 

    Sistem instalasi Ubuntu nantinya akan secara otomatis mengenali ruang kosong ini sebagai rumah barunya. Langkah ini adalah bagian paling vital dalam cara pasang dua sistem operasi Ubuntu dan Windows agar kedua sistem tidak saling tumpang tindih.

    Cara Aktivasi Windows 11 Permanen 2026 yang Mudah dan Cepat

    Menonaktifkan Fitur Fast Startup

    Sistem Windows memiliki fitur bernama Fast Startup yang seringkali mengunci partisi cakram keras saat dimatikan. Fitur ini dapat menyebabkan masalah saat Ubuntu mencoba mengakses data atau saat proses instalasi berlangsung. Sangat disarankan untuk mematikan fitur ini untuk sementara atau selamanya demi kenyamanan dual boot.

    Buka Control Panel, lalu navigasikan ke bagian Power Options. Klik pada pilihan "Choose what the power buttons do" di sisi kiri Windows. Anda mungkin perlu menekan tombol "Change settings that are currently unavailable" dengan hak akses administrator.

    Hapus centang pada kotak "Turn on fast startup (recommended)" dan simpan perubahan tersebut. Langkah sederhana ini mencegah terjadinya galat sistem berkas yang sering membingungkan pengguna pemula. Dengan begini, transisi antara kedua sistem operasi akan berjalan jauh lebih mulus tanpa hambatan teknis.

    Mengatur Pengaturan BIOS atau UEFI

    Bios Settings Boot Order
    Sumber: Bing Images

    Sebelum melakukan booting dari flashdisk, kita harus masuk ke dalam pengaturan firmware komputer. Mulai ulang komputer dan tekan tombol pintas seperti F2, F12, Del, atau Esc secara berulang. Setiap merk laptop atau papan induk memiliki tombol yang berbeda-beda untuk mengakses menu ini.

    Di dalam menu BIOS atau UEFI, carilah pengaturan yang berkaitan dengan keamanan boot atau Secure Boot. Beberapa distribusi Linux sudah mendukung fitur ini, namun terkadang menonaktifkannya akan mempermudah proses instalasi. Ubah statusnya menjadi Disabled jika Anda menemui kendala saat mencoba menjalankan media instalasi.

    Selanjutnya, periksa urutan pemuatan atau Boot Priority. Pastikan USB Drive berada di posisi teratas agar komputer mendeteksi media instalasi sebelum masuk ke sistem Windows. Simpan semua pengaturan dan keluar dari menu BIOS agar komputer melakukan restart otomatis.

    Jika pengaturan benar, Anda akan disambut oleh layar berwarna ungu khas Ubuntu dengan beberapa pilihan menu. Pilih opsi "Try or Install Ubuntu" untuk masuk ke lingkungan sistem operasi secara langsung tanpa mengubah apa pun di cakram keras. Ini adalah momen yang tepat untuk menguji apakah perangkat keras seperti Wi-Fi dan suara berfungsi dengan baik di Ubuntu.

    Memilih Bahasa dan Tata Letak Papan Ketik

    Setelah masuk ke desktop Ubuntu sementara, klik ikon "Install Ubuntu" yang ada di layar. Langkah pertama dalam cara pasang dua sistem operasi Ubuntu dan Windows di dalam installer adalah memilih bahasa. Pilihlah bahasa yang paling nyaman Anda gunakan, meskipun bahasa Inggris sangat disarankan untuk memudahkan pencarian bantuan teknis.

    Konfirmasikan juga tata letak papan ketik yang digunakan, biasanya adalah standar "English (US)". Uji beberapa karakter di kolom yang disediakan untuk memastikan setiap tombol berfungsi sesuai fungsinya. Setelah yakin, klik tombol lanjut untuk menuju ke bagian koneksi jaringan dan persiapan perangkat lunak pihak ketiga.

    Disarankan untuk mencentang opsi instalasi perangkat lunak pihak ketiga untuk kartu grafis dan perangkat Wi-Fi. Opsi ini juga akan mengunduh dukungan untuk format media seperti MP3 dan kodek video lainnya. Meskipun membutuhkan waktu sedikit lebih lama, ini akan sangat menghemat tenaga setelah proses instalasi selesai nantinya.

    Menentukan Jenis Instalasi Ubuntu

    Ini adalah bagian paling krusial di mana kesalahan kecil bisa berakibat fatal pada data di sistem Windows. Layar akan menampilkan beberapa pilihan mengenai bagaimana Ubuntu harus dipasang ke dalam penyimpanan. Pilihan paling aman dan mudah adalah "Install Ubuntu alongside Windows Boot Manager".

    Jika pilihan tersebut muncul, sistem akan secara otomatis menggunakan unallocated space yang kita buat sebelumnya. Namun, jika pilihan itu tidak muncul atau Anda ingin kendali penuh, pilih opsi "Something else". Opsi manual ini memungkinkan kita mengatur titik kait atau mount point secara spesifik sesuai keinginan.

    Dalam metode manual, cari ruang kosong (free space) yang sudah kita siapkan tadi. Klik ikon tambah (+) untuk membuat partisi baru dengan format sistem berkas Ext4. Gunakan tanda garis miring (/) sebagai mount point yang menandakan partisi tersebut adalah partisi utama sistem.

    Pastikan lokasi pemasangan boot loader diarahkan ke cakram keras utama, bukan ke partisi tertentu. Hal ini sangat penting agar menu pilihan sistem operasi (GRUB) muncul setiap kali komputer dinyalakan. Periksa kembali semua konfigurasi sebelum menekan tombol "Install Now" yang akan memulai proses penulisan data.

    Proses Berlangsung dan Pengaturan Pengguna

    Selama proses penyalinan berkas berlangsung, sistem akan meminta Anda untuk memilih zona waktu. Klik pada peta lokasi di mana Anda berada untuk menyesuaikan jam sistem secara otomatis. Sinkronisasi waktu sangat penting untuk menghindari konflik antara Ubuntu dan sistem operasional Windows yang sering memiliki perbedaan zona waktu.

    Setelah itu, buatlah profil pengguna dengan memasukkan nama lengkap, nama komputer, dan nama pengguna. Jangan lupa untuk membuat kata sandi yang kuat namun mudah diingat oleh Anda sendiri. Kata sandi ini akan selalu digunakan setiap kali Anda melakukan perubahan sistem atau melakukan pembaruan perangkat lunak.

    Proses instalasi biasanya memakan waktu antara 10 hingga 30 menit tergantung pada kecepatan perangkat keras. Selama menunggu, Anda bisa melihat slideshow yang memperkenalkan fitur-fitur unggulan Ubuntu. Begitu selesai, sebuah kotak dialog akan muncul yang meminta Anda untuk memulai ulang komputer dan mencabut media instalasi.

    Penyelesaian dan Pengaturan Pasca Instalasi

    Setelah komputer dinyalakan kembali tanpa flashdisk, Anda akan melihat layar hitam dengan daftar teks berwarna putih. Inilah yang disebut dengan menu GRUB, yang merupakan bagian inti dari cara pasang dua sistem operasi Ubuntu dan Windows yang sukses. Di sini, Anda bisa memilih untuk masuk ke Ubuntu atau kembali ke sistem Windows lama Anda.

    Cobalah untuk masuk ke kedua sistem tersebut satu per satu untuk memastikan semuanya berjalan normal. Biasanya, sistem Windows akan melakukan pengecekan cakram singkat karena adanya perubahan struktur partisi. Biarkan proses itu berjalan hingga selesai dan jangan mematikan komputer secara paksa saat pengecekan berlangsung.

    Jika Anda menemui masalah di mana komputer langsung masuk ke Windows tanpa melewati menu GRUB, jangan panik. Masalah ini biasanya berkaitan dengan urutan boot di UEFI yang kembali berubah secara otomatis. Anda hanya perlu masuk kembali ke BIOS dan memastikan "ubuntu" berada di urutan teratas daftar prioritas boot.

    Di sisi Ubuntu, hal pertama yang harus dilakukan adalah menjalankan perintah pembaruan. Buka terminal dan ketik perintah pembaruan sistem untuk mendapatkan keamanan terbaru. Langkah ini memastikan bahwa seluruh penggerak perangkat keras atau driver sudah dalam versi yang paling optimal.

    Sinkronisasi Waktu Antara Dua Sistem

    Masalah umum yang sering muncul dalam cara pasang dua sistem operasi Ubuntu dan Windows adalah jam yang tidak sinkron. Anda mungkin menyadari bahwa saat berpindah sistem, waktu di Windows menjadi tidak akurat atau melompat beberapa jam. Ini terjadi karena Ubuntu menganggap waktu perangkat keras sebagai UTC, sedangkan Windows menganggapnya sebagai waktu lokal.

    Cara termudah untuk memperbaikinya adalah dengan mengatur Ubuntu agar menggunakan waktu lokal. Gunakan perintah sederhana di terminal Ubuntu untuk mengubah perilaku pengaturan waktu ini. Ketik perintah: timedatectl set-local-rtc 1 --adjust-system-clock kemudian tekan enter.

    Setelah menjalankan perintah tersebut, kedua sistem akan selalu menunjukkan waktu yang sama tanpa adanya perbedaan lagi. 

    Solusi ini jauh lebih stabil daripada mencoba mengubah pengaturan di dalam sistem Windows yang seringkali kembali ke setelan pabrik. Sekarang, mesin Anda sudah benar-benar siap untuk digunakan secara produktif dengan dua sistem operasi sekaligus.

    Cara Download Windows 11 ISO 64 Bit Google Drive Terbaru

    Kesimpulan

    Menerapkan cara pasang dua sistem operasi Ubuntu dan Windows memberikan fleksibilitas luar biasa bagi pengguna komputer modern. Kita tidak lagi terbatas pada satu ekosistem saja, melainkan bisa memanfaatkan keunggulan masing-masing sistem sesuai kebutuhan. Ubuntu sangat unggul untuk pengembangan web dan keamanan, sementara Windows tetap menjadi raja untuk aplikasi desain tertentu dan permainan.

    Secara keseluruhan, poin-poin penting yang harus diingat adalah:

    • Selalu lakukan cadangan data sebelum menyentuh partisi cakram keras.
    • Gunakan flashdisk yang andal dan berkas ISO resmi dari situs tepercaya.
    • Pastikan fitur Fast Startup dimatikan agar tidak terjadi penguncian partisi.
    • Gunakan menu GRUB sebagai jembatan untuk berpindah antar sistem operasi secara cepat.

    Dengan mengikuti panduan ini secara saksama, risiko kegagalan dapat diminimalisir secara signifikan. Jika nantinya Anda ingin menghapus salah satu sistem, pastikan untuk memperbaiki boot loader terlebih dahulu agar komputer tetap bisa menyala. Selamat bereksperimen dengan sistem baru Anda dan rasakan produktivitas yang jauh lebih luas dari sebelumnya!

    Coba cari lagi apa yang ada inginkan pada kolom berikut: DMCA.com Protection Status
    Bantu Apresiasi Bantu berikan apresiasi jika artikelnya dirasa bermanfaat agar penulis lebih semangat lagi membuat artikel bermanfaat lainnya. Terima kasih.
    Donasi
    Hallo sobat panduan code, Anda dapat memberikan suport kepada kami agar lebih semangat dengan cara dibawah ini.

    Dana : 085972737000
    PAYPAL : Panduan Code
    Done
    Color Picker
    Silahkan gunakan tools color picker berikut gratis untuk Anda, salam Admin Panduan Code.

    Pilih Warna

    Done