Cara Pasang Peramban Internet di Ubuntu dengan Mudah dan Cepat
Rabu, November 04, 2026Cara Pasang Peramban Internet di Ubuntu - Menggunakan Ubuntu sebagai sistem operasi utama memang menawarkan pengalaman yang sedikit berbeda dibandingkan Windows atau macOS. Setelah proses instalasi selesai, ada satu hal penting yang sebaiknya segera disiapkan: peramban internet. Nah, Ubuntu sebenarnya sudah menyediakan Firefox sebagai peramban bawaan.
Namun, bukan berarti Anda harus selalu menggunakannya. Jika lebih nyaman dengan Google Chrome, Microsoft Edge, Brave, atau Chromium, semuanya bisa dipasang di Ubuntu. Lantas, bagaimana cara memasangnya?
Tenang, ada beberapa metode yang bisa dipilih. Mulai dari menggunakan terminal hingga memasang aplikasi melalui toko perangkat lunak. Mari kita bahas satu per satu agar Anda bisa memilih cara yang paling mudah.
Persiapan Memasang Peramban di Ubuntu
Sumber: Bing Images
Sebelum mulai memasang aplikasi, ada baiknya memastikan Ubuntu berada dalam kondisi terbaru. Langkah ini membantu mengurangi kemungkinan masalah dependensi atau konflik paket selama instalasi berlangsung. Anda bisa melakukannya melalui terminal. Tekan tombol Ctrl + Alt + T secara bersamaan, kemudian jalankan perintah berikut:
sudo apt update
Perintah tersebut akan memperbarui daftar paket dari repositori Ubuntu. Setelah selesai, Anda dapat meningkatkan paket yang sudah terpasang dengan perintah:
sudo apt upgrade
Jika muncul permintaan konfirmasi, tekan Y lalu Enter. Masukkan kata sandi administrator apabila diminta. Perlu diketahui, saat mengetik kata sandi di terminal, karakter yang dimasukkan memang tidak akan terlihat. Jadi, tidak perlu khawatir jika layar tampak kosong.
Selain itu, pastikan koneksi internet cukup stabil dan ruang penyimpanan masih tersedia. Dengan persiapan sederhana ini, proses pemasangan peramban nantinya bisa berjalan lebih lancar.
Panduan Lengkap Cara Memperbarui Sistem Ubuntu Terbaru dengan Mudah
1. Memasang Google Chrome Secara Manual
Sumber: Bing Images
Google Chrome menjadi salah satu pilihan favorit karena terintegrasi dengan berbagai layanan Google. Jika sehari-hari menggunakan Gmail, Google Drive, atau layanan lainnya, peramban ini tentu terasa praktis. Namun, Chrome tidak tersedia langsung melalui repositori standar Ubuntu. Anda perlu mengunduh paket instalasinya dari situs resmi Google.
Berikut langkah-langkah pemasangannya menggunakan terminal.
Langkah 1: Unduh paket Google Chrome
Buka terminal, kemudian jalankan perintah berikut:
wget https://dl.google.com/linux/direct/google-chrome-stable_current_amd64.deb
Perintah tersebut akan mengunduh paket instalasi Chrome versi stabil untuk sistem Linux berbasis arsitektur AMD64. File akan tersimpan di direktori tempat terminal sedang berada.
Langkah 2: Instal Google Chrome
Setelah pengunduhan selesai, jalankan perintah berikut:
sudo apt install ./google-chrome-stable_current_amd64.deb
Penggunaan apt install dengan lokasi file paket membantu Ubuntu menangani dependensi yang diperlukan secara otomatis.
Langkah 3: Selesaikan proses instalasi
Jika terminal meminta persetujuan untuk melanjutkan, tekan Y lalu Enter. Tunggu beberapa saat sampai proses selesai dan terminal kembali menampilkan baris perintah.
Sekarang, coba buka menu Show Applications dan cari Google Chrome. Jika ikonnya sudah muncul, berarti peramban tersebut siap digunakan.
Anda juga bisa masuk menggunakan akun Google untuk menyinkronkan bookmark, kata sandi, riwayat penelusuran, dan pengaturan lainnya.
2. Memasang Peramban Melalui Ubuntu Software atau Snap Store
Sumber: Bing Images
Bagaimana jika belum terbiasa menggunakan terminal? Apa harus menghafal semua perintah Linux? Tentu tidak. Ubuntu menyediakan aplikasi pengelola perangkat lunak dengan tampilan grafis. Melalui Ubuntu Software, Anda bisa mencari dan memasang berbagai aplikasi hanya dengan beberapa klik.
Caranya cukup sederhana:
- Buka aplikasi Ubuntu Software melalui menu aplikasi.
- Gunakan kolom pencarian untuk menemukan peramban yang diinginkan.
- Ketik nama aplikasi, misalnya Brave, Chromium, atau Opera.
- Pilih aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan.
- Tekan tombol Install dan tunggu prosesnya selesai.
- Masukkan kata sandi administrator jika sistem memintanya.
Perlu diperhatikan, aplikasi yang tersedia di Ubuntu Software bisa menggunakan format paket berbeda, termasuk Snap dan DEB. Jadi, periksa informasi sumber paket sebelum memasang aplikasi.
Salah satu kelebihan Snap adalah pembaruan aplikasi dapat dikelola secara otomatis oleh sistem. Selain itu, aplikasi Snap berjalan dengan mekanisme isolasi tertentu sehingga aksesnya terhadap sistem dapat dibatasi.
Akan tetapi, ada sedikit kompromi. Beberapa aplikasi Snap bisa membutuhkan waktu lebih lama saat pertama kali dibuka dibandingkan versi paket lainnya. Pengalaman ini dapat berbeda tergantung perangkat dan aplikasinya.
Jika ternyata kurang cocok, Anda bisa menghapus aplikasi melalui Ubuntu Software dengan memilih opsi Remove. Praktis, bukan?
3. Memasang Microsoft Edge di Ubuntu
Siapa bilang Microsoft Edge hanya bisa digunakan di Windows? Peramban buatan Microsoft ini juga tersedia untuk Linux, termasuk Ubuntu. Edge bisa menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang membutuhkan sinkronisasi akun Microsoft, fitur pengelolaan tab, atau ingin mencoba pengalaman browsing yang berbeda.
Untuk memasangnya, Anda dapat mengunduh paket DEB resmi dari situs Microsoft. Setelah itu, buka terminal dan masuk ke direktori tempat file tersebut tersimpan.
Jalankan perintah berikut untuk memasang Edge:
sudo apt install ./microsoft-edge-stable_*.deb
Ganti pola nama file tersebut jika nama paket yang diunduh berbeda. Pastikan terminal berada di direktori yang benar agar Ubuntu dapat menemukan file instalasinya.
Alternatif lainnya, Anda bisa mengikuti petunjuk instalasi Linux yang tersedia di situs resmi Microsoft. Panduan tersebut menyediakan konfigurasi repositori dan kunci penandatanganan paket yang sesuai dengan metode terbaru.
Setelah instalasi selesai, buka menu aplikasi Ubuntu dan cari Microsoft Edge. Anda dapat langsung menjalankannya, masuk ke akun Microsoft, lalu mengatur sinkronisasi sesuai kebutuhan.
Menariknya, Edge juga mendukung banyak ekstensi yang tersedia di Chrome Web Store. Dengan begitu, Anda tidak harus kehilangan ekstensi favorit ketika berpindah dari Chrome.
4. Memilih Peramban Default di Ubuntu
Misalnya, sekarang Anda sudah memasang Firefox, Chrome, dan Edge sekaligus. Lalu, bagaimana jika ingin menentukan salah satunya sebagai peramban utama? Pengaturan ini penting karena setiap tautan yang dibuka dari aplikasi lain akan diarahkan ke peramban default. Jadi, Anda tidak perlu memilih aplikasi secara manual setiap kali mengeklik sebuah link.
Untuk mengaturnya melalui tampilan grafis, ikuti langkah berikut:
- Buka menu Settings atau Pengaturan.
- Cari bagian Default Applications.
- Temukan pilihan Web.
- Klik menu pilihan di sampingnya.
- Pilih peramban yang ingin digunakan sebagai aplikasi utama.
Setelah dipilih, perubahan biasanya langsung berlaku tanpa perlu melakukan restart komputer.
Anda juga dapat mengelola pilihan peramban melalui terminal menggunakan perintah:
sudo update-alternatives --config x-www-browser
Jika perintah tersebut menampilkan daftar aplikasi, pilih nomor yang sesuai dengan peramban pilihan. Namun, perlu diingat bahwa pengaturan alternatives tidak selalu sama dengan pengaturan aplikasi default pada lingkungan desktop Ubuntu. Karena itu, metode melalui menu Settings lebih disarankan untuk penggunaan sehari-hari.
5. Tips Menjaga Keamanan dan Performa Peramban
Memasang peramban saja belum cukup. Anda juga perlu memperhatikan keamanan dan kinerjanya, sebab aplikasi inilah yang paling sering digunakan untuk mengakses berbagai situs di internet.
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan agar aktivitas browsing tetap nyaman.
1. Aktifkan pembaruan otomatis
Usahakan selalu menggunakan versi peramban terbaru. Pembaruan tidak hanya membawa fitur baru, tetapi juga memperbaiki bug dan menutup celah keamanan yang ditemukan pada versi sebelumnya.
2. Gunakan ekstensi seperlunya
Ekstensi seperti uBlock Origin dapat membantu mengurangi iklan dan elemen pelacak tertentu. Namun, jangan memasang terlalu banyak ekstensi tanpa alasan yang jelas. Setiap tambahan dapat memengaruhi penggunaan memori maupun kinerja peramban.
3. Periksa pengaturan privasi
Luangkan waktu untuk memeriksa pengaturan privasi dan keamanan. Firefox dan Brave, misalnya, menyediakan fitur perlindungan pelacakan yang dapat membantu membatasi aktivitas pelacakan saat menjelajahi situs web.
4. Bersihkan data browsing jika diperlukan
Cache dan cookie sebenarnya memiliki fungsi untuk mempercepat pemuatan halaman serta menyimpan sesi login. Jadi, tidak perlu menghapusnya setiap hari. Lakukan pembersihan ketika mengalami masalah pada situs, ingin menghapus data tertentu, atau membutuhkan ruang penyimpanan tambahan.
5. Unduh aplikasi dari sumber tepercaya
Hindari mengambil paket instalasi dari situs yang tidak jelas. Sebaiknya gunakan repositori Ubuntu, Ubuntu Software, atau situs resmi pengembang. Kebiasaan ini membantu mengurangi risiko memasang aplikasi yang sudah dimodifikasi oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Panduan Cara Ganti Kata Sandi Ubuntu Lewat Terminal dengan Mudah
Kesimpulan
Memahami cara memasang peramban internet di Ubuntu sebenarnya tidak sulit. Anda bisa menggunakan terminal untuk proses instalasi yang lebih langsung atau memanfaatkan Ubuntu Software jika lebih nyaman dengan tampilan grafis.
Setiap peramban memiliki keunggulan masing-masing. Firefox cocok bagi pengguna yang menyukai ekosistem open source dan fitur privasi. Google Chrome menawarkan integrasi layanan Google, sedangkan Microsoft Edge menjadi pilihan menarik bagi pengguna ekosistem Microsoft. Sementara itu, Brave dan Chromium bisa dicoba sebagai alternatif lainnya.
Sebagai pengingat, berikut ringkasan pilihan yang bisa dipertimbangkan:
- Firefox: pilihan bawaan Ubuntu dengan dukungan fitur privasi dan ekosistem open source.
- Google Chrome: cocok bagi pengguna yang mengandalkan layanan Google.
- Brave: menawarkan perlindungan pelacakan dan pemblokiran iklan bawaan.
- Microsoft Edge: menarik untuk pengguna layanan dan akun Microsoft.
- Chromium: alternatif open source yang menjadi dasar pengembangan Google Chrome.
- Ubuntu Software: memudahkan proses pencarian dan pemasangan aplikasi tanpa harus mengetik perintah terminal.
Pada akhirnya, tidak ada satu peramban yang wajib digunakan oleh semua pengguna Ubuntu. Pilih saja yang paling sesuai dengan kebutuhan, spesifikasi komputer, dan kebiasaan browsing sehari-hari.
Jika masih baru menggunakan Linux, cobalah mulai dari Firefox atau memasang aplikasi melalui Ubuntu Software. Setelah semakin terbiasa, Anda bisa mengeksplorasi metode instalasi lainnya. Selamat mencoba dan semoga aktivitas menjelajahi internet di Ubuntu semakin nyaman!
Coba cari lagi apa yang ada inginkan pada kolom berikut: