Budi Utomo didirikan oleh siswa STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji di bawah pimpinan R...
Daftar Isi [Tampil]

    Budi Utomo didirikan oleh siswa STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji di bawah pimpinan R. Soetomo. Pendiri pertama organisasi yang mempunyai tempat penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia ini adalah Dr. Wahidin Sudirohusodo dan resmi berdiri pada tanggal 20 Mei 1908.

    Dikutip dari buku 'Sejarah Gerakan Nasional Indonesia dari Budi Utomo Hingga Pengakuan Kedaulatan' terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1977, pergerakan nasional di Indonesia diawali dengan munculnya sejumlah organisasi yang mengutarakan keinginan tersebut. . Mengawasi perjuangan pergerakan nasional mencapai kemerdekaan Indonesia.

    Beberapa organisasi pemuda yang ada saat itu mencakup semua bidang, mulai dari bidang sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Namun, sebagian besar organisasi ini beroperasi pada skala lokal.

    Dirasa perlu adanya organisasi nasional untuk mewujudkan persatuan dan solidaritas bangsa Indonesia. Kemunculan organisasi nasional bermula setelah adanya 'elit intelektual' yang mempunyai pemahaman luas pasca diterapkannya sistem pendidikan Barat bagi pelajar pribumi.

    Akhirnya setelah tahun 1900, muncullah berbagai organisasi pergerakan nasional. Kemunculan organisasi nasional ini diawali dengan berdirinya Persatuan Budi Utomo sebagai organisasi kepemudaan di bidang sosial, ekonomi, dan budaya, bukan organisasi politik.



    Budi Utomo Mengubah Langkah Gerakan Politik

    Dr. Soetomo kembali dari Belanda dan mendirikan organisasi Persatuan Nasional Indonesia (PBI) yang aktif di bidang politik, kemudian Budi Utomo mulai mengalihkan langkah perjuangan ke bidang politik.

    Selama di Belanda, Dr. Soetomo memperoleh pengalaman memimpin Perhimpunan Indonesia di Belanda yang sebagian besar bergerak di bidang politik. Oleh karena itu, tidak sulit baginya untuk mentransformasikan gerakan Budi Utomo dari gerakan sosial budaya menjadi gerakan politik.

    Pada Kongres Budi Utomo yang diselenggarakan di Solo tanggal 24-26 Desember 1935, terjadi penggabungan (merger) antara PBI dan Budi Utomo dengan nama Partai Besar Indonesia (Parindra). Pergerakan organisasi ini dalam bidang politik cukup terasa hingga jatuhnya pemerintahan Hindia Belanda.

    Baca Juga: Tujuan Jepang Memberi Janji Kemerdekaan Kepada Indonesia Adalah

    Dampaknya Terhadap Gerakan Nasional

    Pergerakan nasional yang muncul di Indonesia sebenarnya dipengaruhi oleh dua faktor yaitu internal dan eksternal. Pengaruh orang dalam adalah pengaruh langsung yang diwakili oleh kaum intelektual dan orang-orang terpelajar.

    Lahirnya Budi Utomo membawa dampak yang luas. Organisasi ini bergerak dalam bidang pendidikan yang kemudian menjadi pelopor kesadaran masyarakat dalam memimpin pembangunan yang harmonis bagi negara dan bangsa Hindia Belanda.

    Budi Utomo juga mementingkan pendidikan karena bidang ini merupakan sarana penting bagi kemajuan suatu bangsa. Budi Utomo juga meminta kepada pemerintah Hindia Belanda untuk memberikan beasiswa agar ia bisa belajar di Belanda.

    Organisasi Budi Utomo menjadi sumber inspirasi dan motivasi generasi muda untuk berkumpul dan mendirikan berbagai organisasi kepemudaan.

    Dirangkum dalam buku pendidikan kewarganegaraanMenurut karya M. Masan dkk (2008: 13), organisasi kepemudaan ini pada awalnya masih berorientasi pada gerakan di dalam kelompoknya sendiri.

    Misalnya, Budi Uomo yang mementingkan kesejahteraan dan kerja sama kaum bangsawan, sedangkan Sarekat Islam, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama yang mengurusi urusan sosial umat Islam.

    Para pemuda yang mempunyai visi dan misi yang sama ini sering bertemu hingga akhirnya terbentuklah Kongres Pemuda Pertama, namun masih belum ada hasil yang signifikan dari Kongres tersebut. Meskipun beberapa peserta setuju untuk membentuk satu organisasi, beberapa lainnya menginginkan sebuah federasi.

    Hingga akhirnya Kongres Pemuda Kedua dapat kembali diselenggarakan dan memunculkan acara Sumpah Pemuda pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1928. Komitmen Pemuda.

    Sumpah ini merupakan janji para pemuda mewakili bangsa Indonesia untuk bersama-sama mendirikan negara merdeka dan bebas dari penjajahan.
    Coba cari lagi apa yang ada inginkan pada kolom berikut: DMCA.com Protection Status
    Bantu Apresiasi Bantu berikan apresiasi jika artikelnya dirasa bermanfaat agar penulis lebih semangat lagi membuat artikel bermanfaat lainnya. Terima kasih.
    Donasi
    Hallo sobat panduan code, Anda dapat memberikan suport kepada kami agar lebih semangat dengan cara dibawah ini.

    Dana : 085972737000
    PAYPAL : Panduan Code
    Done
    Color Picker
    Silahkan gunakan tools color picker berikut gratis untuk Anda, salam Admin Panduan Code.

    Pilih Warna

    Done